Oke, kali ini saya akan share pengalaman mendaftarkan anak saya Dhafiyah Salsabila Khansa masuk SMP di makassar melalui sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Online. Ga terasa ya Davia kecilku dulu sekarang sudah mau masuk SMP, untung mamanya masih kelihatan muda hehehe...
Sistem PPDB ini baru diberlakukan di Makassar pada tahun 2014, passs banget saatnya Davia akan memasuki jenjang SMP. Karena baru pertama kali, susahnya mencari informasi pengalaman ortu lainnya tentang bagaimana cara & prosedur pendaftaran online ini. Ya iyalah, kan ini pertama kalinya, so pasti belum ada yg punya pengalaman hehehe.
Bapak2 Ibu2 ortu murid, yuk kita lebih familiar dengan internet supaya memudahkan dalam proses pendaftaran. Saya akan mencoba share pengalaman saya dalam PPDB online ini.
1. Langkah pertama, buka website makassar.siap-ppdb.com. Penampakannya seperti ini
Di bagian bawah ada pilihan jenjang dan jalur pendaftaran yang hendak kita pilih
Ketentuan Umum yang berlaku :
Penerimaan Peserta Didik Baru Secara Online:
- Untuk peserta didik yang berasal dari Luar Daerah didasarkan pada:
- Batasan daya tampung maksimal 2% dari total daya tampung sekolah dengan pembulatan kebawah. (maksudnya 2% kuota untuk masing-masing sekolah)
- Acuan domisili berdasarkan kartu keluarga (KK) per 1 Januari 2014 (Untuk PPDB tahun 2014)
- Sekolah pilihan
- Maksimal 3 pilihan (SMP dan SMA/MA)
- Maksimal 3 pilihan sekolah dan maksimal 3 kompetensi keahlian dalam sekolah yang dipilih (SMK)
- Jalur Inklusi:
- Pendaftaran online di sekolah
- Seleksi dan verifikasi manual di sekolah
- Batasan daya tampung
- Pengumuman online (status lulus/tidak lulus)
- Berlaku untuk semua sekolah untuk tuna daksa dan ABK bagi sekolah penyelenggara inklusi.
- Pengumumannya dilaksanakan sebelum pelaksanaan reguler
- Jalur keluarga Pra Sejahtera:
- Pendaftaran online di sekolah
- Pilihan sekolah maksimal 1 pilihan
- Syarat : Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Perlindungan Sosial, Kartu Jamkesda dan atau Kartu Raskin.
- Kartu Keluarga (KK) per 1 Januari 2014
- Berlaku untuk semua sekolah
- Verifikasi pendaftaran di sekolah yang dipilih
- Seleksi hasil berdasarkan Jumlah Nilai Ujian Nasional (NUN) jenjang pendidikan sebelumnya serta batas daya tampung
- Pengumuman dilakukan sebelum pelaksaan jalur reguler
- Jalur Domisili:
- Pendaftaran online di sekolah
- Pilihan sekolah maksimal 1 pilihan
- Syarat : Kartu Keluarga (KK) per 1 Januari 2014
- Berlaku untuk semua sekolah
- Verifikasi pendaftaran di sekolah yang dipilih
- Seleksi hasil berdasarkan Jumlah Nilai Ujian Nasional (NUN) ditambah Skor Domisili.
- Proses penilaian melalui sistem, seperti berikut:Jalur reguler dan jalur prestasi untuk jenjang pendidikan SMP, SMA, MA dan SMK penilaian calon peserta didik baru dilakukan melalui:
- Jenjang SMP, peniliaian berdasarkan Jumlah Nilai Ujian Sekolah (NUS).
- Jenjang SMA, MA dan SMK sederajat, peniliaian berdasarkan Jumlah Nilai Ujian Nasional (NUN) pada jenjang pendidikan SMP sederajat.
- Jalur prestasi adalah berdasarkan prestasi akademik untuk setiap jenjang pada butir (a) dan butir (b) ditambahkan skor prestasi yang diperoleh, yang diskor oleh Dinas.
- Untuk penilaian prestasi, didasarkan pada:
- Prestasi akademik yang diakui adalah prestasi yang diperoleh melalui lomba yang diselenggarakan secara berjenjang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
- Prestasi seni atau olahraga yang diakui adalah prestasi yang diperoleh melalui lomba yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia secara berjenjang serta kejuaraan olahraga yang dilaksanakan oleh Organisasi Olahraga di bawah naungan KONI.
- Prestasi yang diperoleh calon peserta didik baru harus divalidasi dan diskor oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar.
- Nilai Prestasi yang diperoleh calon peserta didik ditambahkan dengan Nilai Ujian Nasional (NUN) sebagai Nilai Akhir.
- Nilai skor domisili divalidasi oleh sekolah untuk ditambahkan pada Nilai UN sebagai Nilai Akhir.
- Pendaftaran online oleh calon peserta didik baru pada satu jenjang pendidikan adalah:
- Jenjang SMP, SMA, MA dan SMK dilaksanakan oleh calon peserta didik dimana saja dengan menggunakan Nomor Ujian Sekolah bagi lulusan SD ke jenjang SMP dan Nomor Ujian Nasional bagi lulusan SMP ke SMA/MA/SMK.
- Formulir pendaftaran yang tertera dalam sistem, wajib diisi dengan lengkap.
- Setelah melakukan pendaftaran, wajib mencetak (print out) formulir yang telah diisi lengkap yang secara otomatis tertera di layar monitor.
- Verifikasi terhadap keabsahan data yang di entry, dilakukan oleh panitia tingkat sekolah pada salah satu sekolah pilihan.
Jadwal & persyaratan lainnya dapat dilihat langsung di website atau kalau ada yang kurang jelas bisa ditanyakan ke panitia PPDB melalui kolom Pesan Anda yang tersedia di website juga.
Dengan sistem PPDB, calon peserta didik yang berkebutuhan khusus bisa mendaftar lewat jalur Inklusi, dan calon peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu bisa mendaftar lewat jalur Pra Sejahtera. Jadwal pendaftarannya biasanya lebih dulu daripada jalur umum.
Awalnya Davia rencana akan saya daftarkan ke SMP Negeri 8 Makassar melalui jalur Domisili yang jadwalnya bersamaan dengan jalur inklusi dan jalur pra sejahtera. Sekolah ini terkenal sebagai salah satu sekolah unggulan dan favorit di Makassar. Selain itu, lokasinya juga dekat dari rumah. Cukup sekali naik angkot selama 5 menit, sampai deh di sekolah. Untuk mendaftar lewat jalur domisili ini, peserta harus berdomisili di kecamatan yang sama dengan sekolah tempat mendaftar. Sebagai bukti, harus membawa Kartu Keluarga asli yang diterbitkan paling lambat Januari 2014. Jangan lupa membawa Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli & fotocopy yang sudah dilegalisir.
Pendaftarannya langsung menuju sekolah tujuan, tidak secara online & datanya akan diinput oleh panitia sehingga peserta dapat memantau proses seleksi lewat website. Kuota untuk jalur inipun sudah ditentukan, kalau tidak salah kurleb 10% dari total kapasitas sekolah. Dan saingan juga kurang karena dikhususkan bagi peserta yang satu domisili (sekecamatan).
Tapi sayang seribu sayang, ternyata KK asli masih ada di Jepang, sama suami saya. Dulunya dibawa serta untuk mengurus COE sebagai syarat mendapatkan visa dependent buat saya & anak-anak. Untuk mengirimnya ke Indonesia makan waktu kurleb 1 minggu sementara pendaftaran sisa 4 hari lagi.
Akhirnya saya ke Kantor Catatan Sipil untuk melegalisir fotocoy KK. Kemudian saya bawa ke SMP 8 untuk mendaftar lewat jalur domisili.
Tapi ternyata saya harus kecewa karena ternyata SMP 8 tidak sekecamatan dengan alamat domisili saya. Huffttt!!! Kenapa juga dari awal saya tidak cek kecamatannya ya??.
Ya udah, saya masih punya harapan untuk mendaftar lewat jalur reguler setelah jalur domisili ini selesai.
2. Mendaftar PPDB Online Jalur Reguler
Hari yang dinanti pun tiba, selesai makan sahur, langsung saya buka websitenya dan mengikuti seleksi lewat jalur reguler. Caranya sama seperti di atas, buka website makassar.siap-ppdb.com, & ikuti saja petunjuk pelaksanaannya.
Jangan lupa menyiapkan kartu ujian sekolah SD & Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dari sekolah untuk menginput data peserta yang dibutuhkan.
Setelah input data yang diperlukan, otomatis akan muncul data siswa, termasuk nilai hasil ujian sekolah, asal sekolah, & alamat domisili. Peserta tinggal memilih 3 pilihan sekolah di Makassar dimana pilihan pertama adalah menjadi prioritas.
Setelah proses pendaftaran selesai, tinggal print out bukti pendaftaran. Hasil print outnya seperti ini...
Jangan ditandangani dulu ya, bawa saja ke salah satu sekolah terdekat dari 3 pilihan tadi untuk diverifikasi. Jadi tidak perlu mendatangi masing-masing sekolah pilihan, cukup 1 saja karena data akan diverifikasi secara online.
Bagi siswa yang berprestasi, harap membawa bukti sertifikat atau piagam untuk mendapatkan point lebih dalam penilaian.
3. Verifikasi bukti pendaftaran online.
Setelah diprint out, selanjutnya dibawa ke salah satu sekolah pilihan untuk diverifikasi.
Di sana, sudah ada panitia yang akan menginput data peserta secara online, sehingga peserta tinggal memantau hasil seleksi di website.
Awalnya Davia rencana akan saya daftarkan ke SMP Negeri 8 Makassar melalui jalur Domisili yang jadwalnya bersamaan dengan jalur inklusi dan jalur pra sejahtera. Sekolah ini terkenal sebagai salah satu sekolah unggulan dan favorit di Makassar. Selain itu, lokasinya juga dekat dari rumah. Cukup sekali naik angkot selama 5 menit, sampai deh di sekolah. Untuk mendaftar lewat jalur domisili ini, peserta harus berdomisili di kecamatan yang sama dengan sekolah tempat mendaftar. Sebagai bukti, harus membawa Kartu Keluarga asli yang diterbitkan paling lambat Januari 2014. Jangan lupa membawa Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli & fotocopy yang sudah dilegalisir.
Pendaftarannya langsung menuju sekolah tujuan, tidak secara online & datanya akan diinput oleh panitia sehingga peserta dapat memantau proses seleksi lewat website. Kuota untuk jalur inipun sudah ditentukan, kalau tidak salah kurleb 10% dari total kapasitas sekolah. Dan saingan juga kurang karena dikhususkan bagi peserta yang satu domisili (sekecamatan).
Tapi sayang seribu sayang, ternyata KK asli masih ada di Jepang, sama suami saya. Dulunya dibawa serta untuk mengurus COE sebagai syarat mendapatkan visa dependent buat saya & anak-anak. Untuk mengirimnya ke Indonesia makan waktu kurleb 1 minggu sementara pendaftaran sisa 4 hari lagi.
Akhirnya saya ke Kantor Catatan Sipil untuk melegalisir fotocoy KK. Kemudian saya bawa ke SMP 8 untuk mendaftar lewat jalur domisili.
Tapi ternyata saya harus kecewa karena ternyata SMP 8 tidak sekecamatan dengan alamat domisili saya. Huffttt!!! Kenapa juga dari awal saya tidak cek kecamatannya ya??.
Ya udah, saya masih punya harapan untuk mendaftar lewat jalur reguler setelah jalur domisili ini selesai.
2. Mendaftar PPDB Online Jalur Reguler
Hari yang dinanti pun tiba, selesai makan sahur, langsung saya buka websitenya dan mengikuti seleksi lewat jalur reguler. Caranya sama seperti di atas, buka website makassar.siap-ppdb.com, & ikuti saja petunjuk pelaksanaannya.
Jangan lupa menyiapkan kartu ujian sekolah SD & Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dari sekolah untuk menginput data peserta yang dibutuhkan.
Setelah input data yang diperlukan, otomatis akan muncul data siswa, termasuk nilai hasil ujian sekolah, asal sekolah, & alamat domisili. Peserta tinggal memilih 3 pilihan sekolah di Makassar dimana pilihan pertama adalah menjadi prioritas.
Setelah proses pendaftaran selesai, tinggal print out bukti pendaftaran. Hasil print outnya seperti ini...
Jangan ditandangani dulu ya, bawa saja ke salah satu sekolah terdekat dari 3 pilihan tadi untuk diverifikasi. Jadi tidak perlu mendatangi masing-masing sekolah pilihan, cukup 1 saja karena data akan diverifikasi secara online.
Bagi siswa yang berprestasi, harap membawa bukti sertifikat atau piagam untuk mendapatkan point lebih dalam penilaian.
3. Verifikasi bukti pendaftaran online.
Setelah diprint out, selanjutnya dibawa ke salah satu sekolah pilihan untuk diverifikasi.
Di sana, sudah ada panitia yang akan menginput data peserta secara online, sehingga peserta tinggal memantau hasil seleksi di website.
4. Memantau hasil seleksi sementara.
Setiap hari saya memantau hasil seleksi sementara di SMP Negeri 8. Awalnya Davia berada di urutan pertama, perlahan-lahan turun ke bawah jika ada peserta yang mendaftar dengan nilai hasil ujian sekolah yang lebih tinggi, otomatis akan terangking sesuai nilai peserta. Rasanya mendebarkan juga memantau hasil seleksi ini.
Davia mencatat beberapa teman SD nya yang juga mendaftar di sekolah ini. Beberapa diantara mereka berguguran namanya karena kuota sudah diisi oleh peserta dengan nilai yang lebih tinggi. Otomatis nama peserta akan beralih ke pilihan ke 2 selama nilainya masih masuk range di sekolah tersebut. Begitu pun selanjutnya.
Jadi jangan panik dulu kalau nama anak anda sudah tidak ada di sekolah pilihan pertama. Coba cek dulu di pilihan kedua & ketiga, siapa tau nilai anak anda masih masuk range.
Sekedar tips...
5. Hasil seleksi akhir.
Pada saat yang telah ditentukan, pengumuman hasil seleksi akhir pun tiba. Syukur Alhamdulillah Davia lulus di SMP Negeri 8. Ini pengumumannya yang saya buka di website.
Setiap hari saya memantau hasil seleksi sementara di SMP Negeri 8. Awalnya Davia berada di urutan pertama, perlahan-lahan turun ke bawah jika ada peserta yang mendaftar dengan nilai hasil ujian sekolah yang lebih tinggi, otomatis akan terangking sesuai nilai peserta. Rasanya mendebarkan juga memantau hasil seleksi ini.
Davia mencatat beberapa teman SD nya yang juga mendaftar di sekolah ini. Beberapa diantara mereka berguguran namanya karena kuota sudah diisi oleh peserta dengan nilai yang lebih tinggi. Otomatis nama peserta akan beralih ke pilihan ke 2 selama nilainya masih masuk range di sekolah tersebut. Begitu pun selanjutnya.
Jadi jangan panik dulu kalau nama anak anda sudah tidak ada di sekolah pilihan pertama. Coba cek dulu di pilihan kedua & ketiga, siapa tau nilai anak anda masih masuk range.
Sekedar tips...
- Jangan terburu-buru untuk mendaftar jika nilai ujian sekolah anak anda tidak terlalu bagus. Lewati dulu deh hari pertama & kedua pendaftaran sambil memantau hasil seleksi sementara di website. Pantau dulu di sekolah mana yang range nilainya yang kira-kira masih bisa masuk dengan nilai anak anda. Karena jangan sampai anak anda tidak lulus di salah satu dari 3 pilihan sekolahnya, kan bisa repot lagi nyari sekolah-sekolah swasta bapak ibu sekalian.
- Kalau peserta tidak berminat sekolah di SMP/SMA/SMK yang lokasinya 1 kecamatan dengan peserta, jangan coba-coba mendaftar lewat jalur Domisili, karena kalau lulus, peserta wajib mendaftar ulang di sekolah tersebut, & tidak bisa lagi mengikuti seleksi lewat jalur Reguler, otomatis ditolak oleh sistem.
5. Hasil seleksi akhir.
Pada saat yang telah ditentukan, pengumuman hasil seleksi akhir pun tiba. Syukur Alhamdulillah Davia lulus di SMP Negeri 8. Ini pengumumannya yang saya buka di website.
Davia berada di posisi nomor urut 32 dari 227 siswa yang diterima. Dengar-dengar info dari Pak Kepsek, peserta yang mendaftar di sekolah ini sekitar 1300 orang. Alhamdulillahi Rabbil Alamin......
6. Mendaftar ulang.
Tahap selanjutnya adalah mendaftar ulang. Untuk jaga-jaga, saya bawa berkas-berkas berikut :
1. Akte kelahiran asli & fotocopy
2. Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli & fc legalisir
3. Rapor asli & fc legalisir
4. Pas foto segala macam ukuran (soalnya belum tahu yang dibutuhkan) hehehe....
Lengkap deh, sampai KK, paspor & buku nikah pun saya bawa, supaya ga bolak balik lagi.
Ya udah, setelah dapat pengarahan tata tertib di sekolah, ikuti proses pendaftaran ulang..... Selesai deh !. tinggal siap-siap masuk sekolah.
7. Hari pertama sekolah.
Senangnya mengantarkan buah hatiku di hari pertamanya sekolah di SMP Negeri 8. Doa-doa indah untukmu mengiringi setiap langkahmua, semoga segala cita-cita dan harapanmu bisa terwujud. Semoga kelak bisa menjadi dokter ya nak. Amiiiinnnnn........
Davia bareng sahabat dari SD Unggulan Toddopuli Makassar. Yang lain belum datang, jadi tidak sempat difoto, soalnya mereka keburu masuk ke sekolah untuk mencari kelas masing-masing.
Oke sayang, Selamat belajar...... Mama ke kantor dulu ya, mencari sesuap nasi & segenggam berlian.
O iya, lupa infokan kalau Davia sekarang sudah berjilbab juga, Alhamdulillah.....
.jpeg)
.jpeg)
.png)
.png)



mantap bunda
BalasHapusmantap bunda
BalasHapus